Tampilkan postingan dengan label Dalam Negeri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dalam Negeri. Tampilkan semua postingan

Isu BBM Dihembuskan Untuk menutupi Kasus Nazarudin dan Anas

Rabu, 28 Maret 2012


Tidakkah kita ingat beberapa bulan kemaren pemberitaan di media massa berspekulasi tentang kasus Nazarudin dan kroninya sampai hampir menyentuh posisi strategis di tubuh Partai Demokrat seperti Pimpinan Anas Urbaningrum dan Angelina Sondakh, termasuk juga pembina partai SBY.
Tapi belum berakhir episode kecurigaan tersebut dan bahkan persidangan Nazarudin juga entah bagaimana episode ini sudah ditimpa langsung dengan episode baru yang mternyata lebig mendapatkan perhatian masyarakat lebih yaitu "isu Kenaikan BBM", apakah anda bisa menebak akhir dari episode ini, dengan di vonisnya Nazarudin sebagai terdakwa dan lalu di hukum tanpa jadi menyentuh lapis elite partai yang sebenarnya lebih sebagai aktor penentu.
Dan isu kenaikan BBM akan berakhir dengan sad ending yaitu tetep aja naik, pada dasarnya masyarakat kecewa naiknya BBM tak dapat ditolak oleh masyarakat.
Kenaikan akan diikuti dengan kenaikan beberapa harga pokok lainnya, masyarakat belum siap dengan sistem okonami yang mendadak berubah, walaupun pakar ekonomi mengatakan kenaikan BBM ini memicu ketidak stabilan pasar saham dan menimbulkan lesunya investasi bagi asing. Pengamatan tersebut bisa saja benar.
Belum lagi yang ada di depan mata kenaikan TDL , tarif Dasara Listrik yang hampir manjadikan momok bagi beberapa perusahaan yang menghitung sebagai anggaran yang besar bagi menejemen perusahaan mereka.
Apakah sebuah konspirasi politik tersebut cukup hanya sampai disini dengan pengalihan perhatian , inilah manuver politik Partai Demokrat.
Kalau perusahaan asing tidak ada yang meu berinvestasi lagi di Indonesia akhirnya mereka menutup perusahaan nya maka masyarakat kecil yang mendominasi pekerjaan buruh dan karyawan pabrik itulah yang menjadi korbannya.
READ MORE - Isu BBM Dihembuskan Untuk menutupi Kasus Nazarudin dan Anas

Massa PDIP Memasuki Jakarta, ntuk DEmo BBM

Selasa, 27 Maret 2012



Jakarta Massa dan simpatisan PDIP bergerak menuju Istana Merdeka dari Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Ada seorang nenek-nenek pakai penutup kepala warna putih, berjoget-joget berada di barisan depan massa. Massa PDIP menerobos lurus ke Istana dan bentrok dengan polisi.

Pantauan detikcom, di kawasan Istana Merdeka, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2012), nenek sekitar 50 tahun yang memakai kemeja merah-hitam bergambar Megawati dan Soekarno itu berjoget dengan menggoyang-goyangkan tubuhnya, dan melambai-lambaikan tangannya ke udara sambil bernyanyi lagu 'Garuda Pancasila'.

Di belakang nenek itu ada 16 sepeda motor dituntun oleh orang-orang yang memakai seragam PDIP. Di belakangnya lagi, ada 500-an orang berseragam merah-hitam. Nah, orang-orang yang menuntun sepeda motor itu belok ke Jalan Medan Merdeka Utara arah Gambir.

Namun massa di belakangnya berjalan lurus ke depan menuju arah Istana yang sudah dipagar betis oleh Polisi. Keadaan mulai ricuh ketika massa mulai didorong mundur oleh personel Kepolisian. Massa tidak terima, ada salah satu orang yang melemparkan botol air mineral.

Dorong-dorongan pun terjadi. Massa yang membawa bendera PDIP dengan tiang bambu ada yang memukul-mukulkan tiang bendera bambu itu pada polisi. Namun polisi berhasil menguasai keadaan. Massa agak mundur meskipun masih merangsek ke depan.

Jalan Medan Merdeka Utara arah Harmoni tertutup massa, tak bisa dilewati. Polisi terus mendorong massa agar tak menutupi badan jalan untuk kendaraan. Kendaraan bisa melewati Jalan Medan Merdeka Utara itu dengan tersendat.
READ MORE - Massa PDIP Memasuki Jakarta, ntuk DEmo BBM

7webmatic Pictures, Images and Photos

Entri Populer