Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 31 Maret 2012

SBY kehilangan Teks hal.14 Waktu Pidato SBY kehilangan teks halaman 14, normal karena teks SBY selalu diketik dalam tulisan font besar 22 - 26 ketika SBY memberitahukan waktu pidato nanti beliau tidak memakai kaca mata. Kepandaian beliau mengatur atau memenejemen ketenangan menandakan beliau menguasai isi dari pidato atau materi yang nantinya akan disampaikan, walau kadang dibutuhkan juga peran sang ajudan atau orang dekat. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyikapi keputusan DPR mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2012 di Istana Negara, Sabtu 31 Maret 2012 malam. Di tengah pidatonya, SBY sempat bingung. Hal itu terjadi akibat dari naskah pidato Presiden SBY sedikit terselip-selip halamannya. “Tidak ada halaman 14 ya?” kata SBY disela-sela pidatonya di Istana Negara, Jakarta, Sabtu 31 Maret 2012. Terus mebalik- balik teks pidatonya SBY nampak tenang dengan nada pelan mencari cari teks halaman 14 tersebut. Pidato itu sendiri sempat terhenti sesaat karena presiden sibuk mencari halaman yang materinya berada di halaman 14 itu. Presiden yang membacakan pidatonya dengan lancar, terdengar agak terputus-putus suaranya. Presiden SBY sendiri tetap terlihat tenang meski tangannya sibuk membolak-balik naskah pidato itu. Kejadian itu sendiri tidak berlangsung lama. Setelah beberapa kali mencari lembaran-lembaran kertas di depannya, Presiden SBY kembali melanjutkan pidatonya dengan lancar. Dalam pidato itu, Presiden SBY kembali menegaskan kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Kebijakan itu sendiri dikatakan SBY sudah diambil dengan perhitungan yang matang dan bukan keputusan yang tiba-tiba. “Kebijakan itu diambil untuk menyelamatkan perekonomian nasional,” kata Presiden.
pidato terputus teks hal.14 hilang.... Presiden SBY sendiri tak menangkis kemungkinan adanya unsur politis yang digunakan pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pemilu 2014. Meski begitu, SBY menilai wajar jika ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan kebijakan pemerintah itu untuk kepentingan pemilu. “Itu semua merupakan hal yang wajar selama tidak berlebihan,” ujar SBY. DPR kemarin telah menyetujui APBN Perubahan yang diajukan pemerintah. Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPR Marzuki Alie, lembaga legislatif tertinggi itu menyatakan pemerintah bisa menaikkan harga BBM. Keputusan itu sendiri dilakukan melalui mekanisme voting karena tidak tercapai musyarawah apakah DPR menerima atau menolak APBNP yang diajukan pemerintah. Dari 531 anggota dewan yang hadir, 356 anggota setuju dengan APBNP yang diajukan pemerintah dan 82 anggota lainnya menolak. Sedangkan anggota DPR dari Fraksi PDIP dan Hanura yang sejak awal menolak kebijakan pemerintah itu memutuskan untuk walk out dari rapat. Atas keputusan DPR itu, pemerintah pun bisa menaikkan harga BBM.
READ MORE -

SBY Menuruti Keputusan Penundaan Kenaikan BBM

sidang kabinet tentang perubahan APBNP setelah keluar keputusan DPR:jam 21:15 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono rencananya membahas hasil keputusan Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat yang menunda kenaikan harga bahan bakar minyak malam ini, 31 Maret 2012. "Akan dibahas dalam sidang kabinet," kata juru bicara kepresidenan, Julian Aldrian Pasha, melalui pesan pendek, Sabtu. Julian menyatakan sidang kabinet ini akan dilaksanakan Sabtu malam mulai pukul 19.30 WIB di Istana Negara, Jakarta. "Setelah sidang kabinet, akan disampaikan pernyataan Bapak Presiden," ujarnya. Dinihari tadi, Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat memutuskan untuk menunda kenaikan harga BBM. Sebanyak 356 anggota DPR pendukung penundaan kenaikan itu berasal dari Fraksi Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional, dan Partai Persatuan Pembangunan. Pemerintah bisa menaikkan harga BBM dalam kurun enam bulan apabila harga minyak mentah naik rata-rata 15 persen dari asumsi dalam APBN-P 2012. Menurut Julian, Presiden SBY menghargai keputusan sidang tersebut. "Bapak Presiden menghormati hasil keputusan Sidang Paripurna DPR RI dinihari tadi," ucap dia. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan hari ini, 31 Maret 2012, unjuk rasa berpusat di Istana Negara. "Tidak ada laporan ada aksi di DPR," katanya saat dihubungi pada Sabtu, 31 Maret 2012. Dia mengatakan laporan yang diterima Polda Metro Jaya akan ada 200 orang yang berdemonstrasi di depan Istana. "Mereka terdiri dari Aliansi Masyarakat Miskin Kota dan PRD," katanya. Untuk jumlah pengamanan, dia tidak bisa memberikan angka pasti. "Kami sesuaikan saja," katanya. TNI pun masih disiagakan untuk menjaga aksi itu. Koordinator aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia, Arif, memastikan aliansinya tidak akan turun ke jalan hari ini. "Kami berencana menggelar konferensi pers," kata dia saat dihubungi terpisah. Sejak awal pekan ini, unjuk rasa mewarnai sejumlah titik di Ibu Kota. Demonstrasi dilakukan untuk menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak.
READ MORE - SBY Menuruti Keputusan Penundaan Kenaikan BBM

Dua Teroris Dibekuk di tangerang Selatan

Kamis, 29 Maret 2012

Terorisme memang menjadi target utama dunia terutama Indonesia, kepolisian lagi- lagi mampu membekuk kawanan terorisme di Tangerang Selatan.




Dua Orang tewas di Pondok Aren, Tangerang Selatan sudah dievakuasi polisi. Keduanya dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

"Dibawa ke RSCM pagi tadi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat dihubungi detikcom, Jumat (30/3/2012).

Sementara seorang laki-laki yang juga diduga pengeroyok polisi di Bekasi berinisial EK, digiring ke Polda Metro Jaya.

"Yang satu yang ditangkap EK dibawa ke Polda Metro," ujarnya.

Rikwanto menjelaskan polisi sudah menyita sejumlah barang bukti seperti buku-buku jihad, dokumen cara perampokan bank, dan 3 kaleng aluminium powder. Saat ini TKP masih diberi garis polisi.

"Ada beberapa barang bukti yang sudah disita. Situasi sekarang masih di-police line," jelasnya.

Kedua pelaku yang tewas merupakan pengeroyok Brigadir Jaka dan rekannya Brigadir Erry Sasongko. Peristiwa ini terjadi saat keduanya sedang melakukan patroli rutin di Kampung Jati RT 03/03, Tambun, Kabupaten Bekasi.

Pada patroli yang dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu (25/3), kedua petugas polisi ini mencurigai 6 orang yang ada di lokasi itu.

Mereka kemudian turun dari kendaraannya untuk melakukan pemeriksaan. Tiba-tiba saja salah seorang kawanan itu mengeluarkan tembakan dan mengarahkanya ke arah Erry. Namun tembakannya meleset. Kemudian rekan perampok itu menabrak Jaka dengan menggunakan sepeda motor.

Akibat ditabrak motor, Jaka terjatuh. 6 Orang itu kemudian membacok Jaka. Erry yang mencoba membantu juga kena bacok. Jaka kemudian mengeluarkan senjatanya dan mengarahkan ke arah salah seorang perampok. Tembakannya mengenai salah seorang pelaku. Namun sayangnya mereka bisa kabur.
READ MORE - Dua Teroris Dibekuk di tangerang Selatan

Dua Teroris Dibekuk di tangerang Selatan

Terorisme memang menjadi target utama dunia terutama Indonesia, kepolisian lagi- lagi mampu membekuk kawanan terorisme di Tangerang Selatan.




Dua Orang tewas di Pondok Aren, Tangerang Selatan sudah dievakuasi polisi. Keduanya dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

"Dibawa ke RSCM pagi tadi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat dihubungi detikcom, Jumat (30/3/2012).

Sementara seorang laki-laki yang juga diduga pengeroyok polisi di Bekasi berinisial EK, digiring ke Polda Metro Jaya.

"Yang satu yang ditangkap EK dibawa ke Polda Metro," ujarnya.

Rikwanto menjelaskan polisi sudah menyita sejumlah barang bukti seperti buku-buku jihad, dokumen cara perampokan bank, dan 3 kaleng aluminium powder. Saat ini TKP masih diberi garis polisi.

"Ada beberapa barang bukti yang sudah disita. Situasi sekarang masih di-police line," jelasnya.

Kedua pelaku yang tewas merupakan pengeroyok Brigadir Jaka dan rekannya Brigadir Erry Sasongko. Peristiwa ini terjadi saat keduanya sedang melakukan patroli rutin di Kampung Jati RT 03/03, Tambun, Kabupaten Bekasi.

Pada patroli yang dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu (25/3), kedua petugas polisi ini mencurigai 6 orang yang ada di lokasi itu.

Mereka kemudian turun dari kendaraannya untuk melakukan pemeriksaan. Tiba-tiba saja salah seorang kawanan itu mengeluarkan tembakan dan mengarahkanya ke arah Erry. Namun tembakannya meleset. Kemudian rekan perampok itu menabrak Jaka dengan menggunakan sepeda motor.

Akibat ditabrak motor, Jaka terjatuh. 6 Orang itu kemudian membacok Jaka. Erry yang mencoba membantu juga kena bacok. Jaka kemudian mengeluarkan senjatanya dan mengarahkan ke arah salah seorang perampok. Tembakannya mengenai salah seorang pelaku. Namun sayangnya mereka bisa kabur.
READ MORE - Dua Teroris Dibekuk di tangerang Selatan

Dahlan Ngamuk , Buka Paksa Pintu Tol

Rabu, 28 Maret 2012



Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, kesal dengan antrean di pintu tol dalam kota Jakarta

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, kesal dengan antrean di pintu tol dalam kota Jakarta, dekat Semanggi menuju Slipi yang mencapai 30 mobil lebih. Dahlan pun membuka gardu tol yang masih tutup dan menggratiskan mobil yang ingin masuk tol.

Dalam keterangan resmi Kementerian BUMN yang disampaikan Kepala Humas Kementerian BUMN, Faisal Halimi, Selasa, 20 Maret 2012, sekitar pukul 06.10 WIB, Dahlan Iskan, berangkat rapat di kantor Garuda, Cengkareng.

Saat akan masuk tol, antren panjang sekali, lebih dari 30 mobil. Ini bertentangan dengan instruksinya yang minta antrean paling panjang lima mobil.

Dahlan langsung turun dari mobil. Dia periksa dua loket masih kosong. Hanya satu loket manual dan satu otomatis yang buka. Harusnya menteri seperti ini !!!


Dua loket lainnya tutup. Dahlan masuk loket itu dan membuang kursi yang ada di situ. Lalu, masuk loket satunya lagi, dan membuang kursinya juga. "Tidak ada gunanya kursi ini," kata Dahlan.

Sesaat kemudian, dia melihat antrean tambah panjang. Secara spontan, Menteri Negara BUMN yang membawahi PT Jasa Marga itu berinisiatif membuka sendiri penghalang di loket yang masih kosong. Dahlan lalu mensilahkan mobil-mobil yang antre segera masuk lewat loket kosong itu secara gratis.

Lebih dari 100 mobil disuruh lewat begitu saja tanpa bayar. Salah satu yang sedang lewat adalah Emirsyah Satar, direktur utama Garuda. Setelah pintu tol sepi, baru Dahlan meninggalkan lokasi pintu tol menuju kantor Garuda.
READ MORE - Dahlan Ngamuk , Buka Paksa Pintu Tol

Isu BBM Dihembuskan Untuk menutupi Kasus Nazarudin dan Anas


Tidakkah kita ingat beberapa bulan kemaren pemberitaan di media massa berspekulasi tentang kasus Nazarudin dan kroninya sampai hampir menyentuh posisi strategis di tubuh Partai Demokrat seperti Pimpinan Anas Urbaningrum dan Angelina Sondakh, termasuk juga pembina partai SBY.
Tapi belum berakhir episode kecurigaan tersebut dan bahkan persidangan Nazarudin juga entah bagaimana episode ini sudah ditimpa langsung dengan episode baru yang mternyata lebig mendapatkan perhatian masyarakat lebih yaitu "isu Kenaikan BBM", apakah anda bisa menebak akhir dari episode ini, dengan di vonisnya Nazarudin sebagai terdakwa dan lalu di hukum tanpa jadi menyentuh lapis elite partai yang sebenarnya lebih sebagai aktor penentu.
Dan isu kenaikan BBM akan berakhir dengan sad ending yaitu tetep aja naik, pada dasarnya masyarakat kecewa naiknya BBM tak dapat ditolak oleh masyarakat.
Kenaikan akan diikuti dengan kenaikan beberapa harga pokok lainnya, masyarakat belum siap dengan sistem okonami yang mendadak berubah, walaupun pakar ekonomi mengatakan kenaikan BBM ini memicu ketidak stabilan pasar saham dan menimbulkan lesunya investasi bagi asing. Pengamatan tersebut bisa saja benar.
Belum lagi yang ada di depan mata kenaikan TDL , tarif Dasara Listrik yang hampir manjadikan momok bagi beberapa perusahaan yang menghitung sebagai anggaran yang besar bagi menejemen perusahaan mereka.
Apakah sebuah konspirasi politik tersebut cukup hanya sampai disini dengan pengalihan perhatian , inilah manuver politik Partai Demokrat.
Kalau perusahaan asing tidak ada yang meu berinvestasi lagi di Indonesia akhirnya mereka menutup perusahaan nya maka masyarakat kecil yang mendominasi pekerjaan buruh dan karyawan pabrik itulah yang menjadi korbannya.
READ MORE - Isu BBM Dihembuskan Untuk menutupi Kasus Nazarudin dan Anas

Massa PDIP Memasuki Jakarta, ntuk DEmo BBM

Selasa, 27 Maret 2012



Jakarta Massa dan simpatisan PDIP bergerak menuju Istana Merdeka dari Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Ada seorang nenek-nenek pakai penutup kepala warna putih, berjoget-joget berada di barisan depan massa. Massa PDIP menerobos lurus ke Istana dan bentrok dengan polisi.

Pantauan detikcom, di kawasan Istana Merdeka, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2012), nenek sekitar 50 tahun yang memakai kemeja merah-hitam bergambar Megawati dan Soekarno itu berjoget dengan menggoyang-goyangkan tubuhnya, dan melambai-lambaikan tangannya ke udara sambil bernyanyi lagu 'Garuda Pancasila'.

Di belakang nenek itu ada 16 sepeda motor dituntun oleh orang-orang yang memakai seragam PDIP. Di belakangnya lagi, ada 500-an orang berseragam merah-hitam. Nah, orang-orang yang menuntun sepeda motor itu belok ke Jalan Medan Merdeka Utara arah Gambir.

Namun massa di belakangnya berjalan lurus ke depan menuju arah Istana yang sudah dipagar betis oleh Polisi. Keadaan mulai ricuh ketika massa mulai didorong mundur oleh personel Kepolisian. Massa tidak terima, ada salah satu orang yang melemparkan botol air mineral.

Dorong-dorongan pun terjadi. Massa yang membawa bendera PDIP dengan tiang bambu ada yang memukul-mukulkan tiang bendera bambu itu pada polisi. Namun polisi berhasil menguasai keadaan. Massa agak mundur meskipun masih merangsek ke depan.

Jalan Medan Merdeka Utara arah Harmoni tertutup massa, tak bisa dilewati. Polisi terus mendorong massa agar tak menutupi badan jalan untuk kendaraan. Kendaraan bisa melewati Jalan Medan Merdeka Utara itu dengan tersendat.
READ MORE - Massa PDIP Memasuki Jakarta, ntuk DEmo BBM

7webmatic Pictures, Images and Photos

Entri Populer